
Tangkuban Parahu
Titik peluh keringat menetes dari setiap insan yang melewati jalan rayamu yang mulai kusam dan berlubang…
Hilang angin semilirmu seakan senyap terbawa modernisasi dirimu…
55 Tahun perayaan KTT Asia Afrika di tanahmu, membawa tangan2 kecil bertepuk riang di depan aulamu yang masih megah….
Bersimpuh lesuh dengan tangan mengadah para pencari kehidupan di kotamu…
Berbaris sabar besi-besi yang mencemarkan udara dan menghabiskan minyak bumimu…
Teringat beberapa tahun yang lalu saat menuju surgamu kawah putih ciwidey, melewati rerimbunan perkebunan tehmu…
seakan hilang dari pandangan lenyap terbawa tanah teruruk keserakahan manuasia…
Semoga impian mu tercapai dengan hadirnya tangan-tangan malaikat kecil menghijaukan tanahmu…
Hilangnya danau-danaumu tergantikan bangunan besar bertulang beton dengan angkuhnya berdiri…
Ya tuhan berikannya kekuatan untuk selalu menjadi yang lebih baik untuk diri saya sendiri dan untuk orang lain….
Dio prasetyo – 23 April 2010
Komentar Anda